Akhirnya setelah hiatus beberapa tahun dari dunia tulis menulis, gue dateng membawa suatu project besar untuk masa depan..
This is it, check it out
Tangan itu menari dengan indah,
menggoreskan sebuah sketsa sederhana
Tak ada yang menyangka tangan kokoh itu
bisa bergerak dengan lihai menggabungkan
titik dengan garis membentuk obyek
istimewa
Diam, tenang, dan damai
Bibir kecil itu sesekali bergerak, memberikan
mimik misterius
Selesai....
Kini lembaran kosong itu telah dihuni oleh
sesosok gadis berambut ikal dikepang menyamping
Dia berlari
Masih dengan ciri khas "cool" yang telah
melekat pada dirinya
Memasuki lapangan basket yang telah
disulap menjadi lapangan futsal siang itu
Bergabung dengan sebayanya. Berlari
menggiring bola, mengoper, sambil sesekali
mencoba memasukkan si bundar ke gawang
-PS. I Love You-
hhahaha, lagi males belajar iseng nulis ini di
note. Maaf untuk yang nunggu Second to
Remember 6 (pd, padahal enggak ada yang
nunggu) belum bisa ngepost. Janji deh
nanti aku tamatin sekalian.


0 komentar:
Posting Komentar