Minggu, 13 Maret 2011

Second to Remember part 1

Akhirnya aku post jga, kalo jelek and gak sesuai harapan dimaklumin aja ya……
Read, and keep coment please……..

Second to Remember
Terlihat seorang cowok berlari mengejar cewek yang meninggalkannya
“Pia, Pia, Pia…….”
“Alvin, jangan manggil gw gitu dong. Kan malu sama temen2”
“PMS ya? Kug marah2?”
“Alvin.....” kata Via kesel. “ Abis kamu sih, ngapain juga ngladeni cewek2 ganjen itu?? Bikin BT aja!!” Via memper cepat langkahnya.
“OoO….. Critanya Via cemburu sama mereka? Via suka Alvin ya? Ayo ngaku!” Alvin ngegoda Via. Muka Via langsung merah. Via memalingkan wajahnya dari Alvin. Tpi terlambat Alvin telah menangkap basah dia. “Hahahaha, mukamu merah tuh.. tenang aja hati ku Cuma buat kamu kok Via sayang, nggak akan aku ksih ke orang lain kog!” kata Alvin mendekatkan wajahnya kewajah Via
“Alvin apaan sih, aku malu.”Via mendorong tubuh Alvin menjauh.
“Udah, ayuk ke kelas. Ntar keburu Bu Winda dateng lagi!”
$_$
@Via’s House
“Alvi, nih saying minum susunya, jangan tidur terus. Kog Alvi nggak mau bangun2 sih” Via yang bingung langsung nelfon Alvin, nyuruh dia meriksa keadaan anak mereka. Karena emang hari ini Ortu Via keluarkota, jdi g da sapa2 dirumah, pembantunya jga lgi belanja.
“Halo, Alvin. kamu cepet kemari dong”
“Ngapain Vi, aku msih ngantuk nih…”
“Udah jangan banyak nanya, anak kita kayaknya sakitdeh! Kamu cepet kemariya, aku takut Alvi knapa2!”
Tanpa nunggu jawaban Alvin Via langsung nutup telphonnya.

@Via’s House
“Via, kamu dimana?” teriak Alvin yang muncul dari balik pintu dengan wajah cemasnya
“Aku di gazebo, Vin!”Teriak Via.
Alvin langsung pergi ke gazebo. Alangkah terkejutnya dia saat mendapati Via menangis sambil memeluk anak mereka, matanya terlihat sembab. Terlihat sekali gurat kesedihan dari wajahnya. Alvin berjalan mendekati Via, kmudian duduk disampingya dan membelai rambutnya mencoba menenangkannya.
“Via, udah ya nangisnya. Kita makamin anak kita dulu.Biar dia tenang di sana!”
“Hiks, ayo Vin. Kita makamin di bawah pohon…….. deket makam ibunya, biar dia nggak kesepian!” Via mulai tenang. Kemudian mereka berjalan ketaman yang jaraknya nggak jauh darirumah Via. Alvin yang memang sudah menenteng sekop sedari tadi mulai menggali lubang.Sedangkan Via menunggunya di sisi pohon satunnya.
“Udah nih Vi, sini biar aku yang masukin!”
“Nih Vin, hati2 kasian dia!” Via memberikan anak mereka yang sudah dibalut dengan kain putih bersih. Setelah mendoakan anaknya Alvin dan Via menutup lubang itu. Via mulai menangis lagi.
“Udah dong Via sayang, jangan nangis lagi. Kasian nanti Alvi nggak tenang disana. Alvia kan udah sama ibunya di sana. Senyum dong!” Alvin mencoba menghibur Via lagi. Kemudian Via tersenyum
“Aku akan berusaha ikhlasin Alvi, aku saying dia!”
“Nah gitu dong, senyum kan lebih cantik!”
“Vin…..”
“Hmmm….”
“Kita cari anak lagi yuk, yang lucu kayak Alvi. Tapi bulunya jangan kayak Alvi, putih semua gitu. Kita cri yang ada bintik2 hitamnya!” kata Via tersenyum jail
“Nggak, aku nggak mau kamu nangis kayak gini lagi. Lagian ntar Alvi cemburu lagi!”
“Tapi ntar kalo aku kangen Alvi gimana?” Via sedikit memelas
“Gini aja, setahun sekali kita kesini, dimulai dari hari ini, gimana?”
“Oke! Tapi ntar kalo kangen aku boleh kesini kan?? “ ya bolehlah Via saying!!” kata Alvin gemes
“Vin pulang yuk. Dah sore nih!”

OTW to Home
“Vin, inget waktu pertama kita ketemu nggak?”
“Ingetlah…..”
~FBon~
“Kamu knapa?” Tanya cowok kecil itu saat melihat seorang cewek kecil sedang duduk sambil menangis. Tapi yang ditanya hanya diam sambil memegangi lututnya yang berdarah.
“Oww, kaki kamu sakit?Ayo aku gendong. Rumah kamu mana, ayo aku antar?” kata cowok kecil membungkukkan badannya bersiap menopang tubuh cewek kecil. Cewek kecil itu Cuma mengangguk pelan, senyum kecil terkembang, lesung pipi menambah keimutannya.

@Rumah cewek kecil
“kamu bias jalan sendiri? Atau perlu aku antar sampaike dalam?” Cowok kecil menurunkan sicewek dari gendongannya.
“Aku bias sendiri kok!” cewek kecil mencoba melangkahkan kakinya memasuki pekarangan rumahnya yang cukup luas.
“Yaudah, hati-hatiya. Akupulang dulu” kata cowok kecil, kemudian membalikkan badannya bersiap untuk kembali kearah taman tadi.
“Tunggu, kamu g mau mampir?”
“Nggak ah, kapan2 aja! Nanti orang tuaku nyariin lagi!” kata cowok kecil yang mulai melangkahkan kakinya. Baru beberapa langkah dia berjalan terdengar cewek kecil memanggilnya.
“Tunggu” langkah cowok kecil terhenti .“Apakah kita bias ketemu lagi?”Kata cewek kecil penuh harap.
“Tentu saja, rumah aku di depan taman tadi kok. Kamu maen aja ke sana!”Kata cowok kecil sambil tersenyum, cewek kecil pun membalasnya dengan senyum kecil dan sedikit anggukan lemah.
$_$
Di sebuah taman terlihat sepasang anak kecil yang sedang asik bermain sambil sesekali diikuti tawa.
“Apin, udah sore nih, aku pulang ya!” kata cewek kecil, kemudian berdiri sambil membersihkan debu yang menempel dirok Coklatnya.
“Pia…” kata sicowok kecil yang dipanggil Apin tadi
“Ada apa, Pin?” jawab si cewek kecil yang dipanggil Pia tadi
“Besok pagi kamu main ke sinilagi kan?”
“Iya dunk, aku kan seneng main sama Apin! Emang ada apa?”
“Nggak apa2, yaudah ayok kuantar!”
Pia cumin mengangguk kecil sambil tersenyum.
$_$
@Pia’s House
“Pia, ini buat kamu. Kita rawat baik2 ya, ini bayi kita!” kata Apin sambil memberikan seekor kucing kecil berkulit putih bersih, dengan sedikit warna hitam di mengelilingilehernya.
“Apin, lucu banget. Namanya siapa? Dapat dri mana?”Kata Pia girang sambil menerima Kucing kecil dari pelukan Apin.
“Aku nemuin dia di taman tdi tadi pagi. Aku nemuai dia di deket ibunya yang udah meninggal. Aku udah nemuin dia, sekarang giliran kamu yang kasih nama!” kata Apin tersenyum licik
“Apin curang ah……” kata Pia manyunin Bibirnya, tapiApinmalah senyum2 GJ. “Ibunya udah kamu makamin?”
“Udah dong, di deket pohon yang di samping perosotan. Eh ayo kasih nama!!”
“Namain Alvia aja gimana?” Apin sedikit mengerutkan keningnya.“Kan lucu, singkatan dari nama kita, ALvinVia” kata Pia tersenyum malu.
“Hehehe…. Piabisa aja…”
~FBoff~
TBC

Hiks, critanya maksa banget, abis ngepostnya jga maksa, nggak diperhitungkan sblumnya.……..
Ada yang komen nggak……
Komen ya, kritik sangat dibutuhkan…….

Follow me @JokerJn940207

0 komentar:

Posting Komentar

My Blog List

Diberdayakan oleh Blogger.

 

Design by Amanda @ Blogger Buster